Ambalan Pandhu Kunthi didirikan melalui musyawarah Ambalan. Awalnya bernama Kamajaya Ratih, namun karena dianggap tidak sesuai dan kurang mengandung makna maka diganti Rama Shinta. Pada saat itu ada 3 pangkalan yang menggunakan nama tersebut yaitu SMA N 1 Banyumas, SMKI Banyumas ( sekarang SMKN 3 Banyumas ), SMEA N Banyumas ( sekarang SMKN 1 Banyumas ). Atas dasar alasan itulah maka dianggap perlu penggantian nama ambalan.
Dari beberapa nama yang diajukan maka dipilihlah nama PANDHU KUNTHI yang diajukan oleh salah satu pengurus Dewan Ambalan yang bernama Kak Bangun Riyadi ( Alumni tahun 1993 ) yang saat itu menjabat sebagai Pemangku Adat Putra. Ambalan Pandhu Kunthi diresmikan pada tanggal 16 Maret 1992. Diambilnya nama Pandhu Kunthi karena mengandung filosofi yang dianggap tepat dan cocok untuk nama ambalan SMKN 1 Banyumas.
KANDUNGAN MAKNA AMBALAN PANDHU KUNTHI
1.PANDHU
Dalam cerita pewayangan sosok Pandhu adalah seorang prabu atau raja yang memimpin suatu kerajaan yang adil makmur dan sejahtera. Dia adalah seorang ayah dari lima kesatria utama simbol kebenaran yaitu Pandawa Lima yang terdiri dari Puntadewa, Werkudara (Bima), Janaka (Arjuna), Nakula dan Sadewa. Keutamaan Prabu Pandhu yang patut dijadikan tauladan adalah karakter beliau yang sangat kuat Raja yang adil, ksatria yang gagah berani serta bertanggung jawab, cerdas, disiplin, berkepribadian yang luhur serta takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam kehidupannya beliau rela berkorban sampai akhirnya meninggal demi putra-putranya untuk mencapai kejayaan dan kemuliaan Sampai akhirnya cita-cita itu terwujud dan putra-putranya berhasil menjadi kesatria utama dan raja yang adil dan bijaksana meskipun beliau tak sempat menyaksikan kejayaan putra putranya.
Harapan dengan diambilnya nama Pandhu sebagai ambalan putra SMK N 1 Banyumas adalah bahwa setiap anggota pramuka khususnya putra mampu menjadi sosok yang tangguh, gagah berani, disiplin, cerdas berkepribadian yang luhur, jujur dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga dapat dijadikan panutan dan suri tauladan dan menjadi kebanggan orang tua serta mampu membawa nama baik ambalan kapanpun dan dimanapun.
2. DEWI KUNTHI
Dewi Kunthi dalam pewayangan adalah istri dari Prabu Pandu Dewanata Dewi Kunthi memiliki sifat-sifat yang sangat terpuji. Dari beliau lahir tiga ksatria dari Kesatria Utama yaitu Pandhawa Lima.
Sosok Dewi Kunthi adalah sosok perempuan yang mempunyai kepribadian yang sangat luhur, jujur, soapan, santun, sabar, berani, dan kuat dalam pendirian, memiliki rasa cinta kasih yang sangat tinggi, serta bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sehingga beliau sanggup membesarkan putra-putranya dengan segala ujian, tetapi beliau tetap tabah dan tawaqal sampai mereka tumbuh menjadi manusia-manusia yang berguna dan mampu serta berhasil mencapai cita citanya.
Dengan diambilnya nama Kunthi diharapkan anggota pramuka SMK N 1 Banyumas, khususnya putri mampu mengambil keteladanan dari sosok Dewi Kunthi yaitu menjadi manusia yang jujur, sopan, santun, sabar, tangguh dan berani, tak takut menghadapi segala ujian, dapat menjaga kehormatan diri di sekolah dan keluarga, penuh cinta kasih, cerdas dan bertawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dengan Pandhu-Kunthi di harapkan akan lahir putra Pandhu dan Dewi Kunthi yang akan mengukir prestasi dan membawa nama harum diri sendiri, keluarga, sekolah, nusa dan bangsa.